Hampir 70 Persen Jemaah Haji Berumur Lansia, Kemenhaj Bangkalan Klaim Kondisi Fisik Sehat

Bangkalan, Aspirasi.net — Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Bangkalan mencatat hampir 70 persen jemaah haji 2026 berumur lansia.

Meski berumur lansia, Kemenhaj Bangkalan memastikan kondisi fisik jemaah sehat. Pasalnya, hasil pemeriksaan kesehatan menunjukkan kondisi fisik mereka relatif masih bugar.

Oleh karena itu, jemaah haji tersebut dapat dipastikan mampu mengikuti serangkaian ibadah haji di tanah suci.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Bangkalan Arief Rochman menjelaskan, mayoritas jamaah haji 2026 merupakan lansia.

“Persentasenya hampir 70 persen. Meski begitu, hasil pemeriksaan kesehatan menunjukkan kondisi fisik mereka relatif masih bugar,” ungkapnya, Kamis (30/4/2026).

Dia mengatakan, jemaah haji lansia yang masuk kategori lansia yakni berumur 65 tahun ke atas.

“Kategori lansia itu di atas 65 tahun. Di Bangkalan, jumlahnya cukup tinggi. Namun secara umum kondisi fisik jamaah masih sehat,” tambahnya.

Dia juga menyampaikan, jamaah termuda di Bangkalan berusia 14 tahun dan telah melalui sistem pelimpahan porsi dari orang tuanya.

“Orang tuanya meninggal, sehingga porsi haji dialihkan kepadanya. Kalau daftar reguler tentu harus menunggu lama, tapi dengan sistem pelimpahan bisa langsung berangkat,” katanya.

Arief menerangkan bahwa beberapa jemaah haji terpaksa menunda keberangkatan tahun ini dengan alasan khusus.

Salah satunya yakni mengalami kecelakaan lalu lintas sehingga harus menjalani operasi patah tulang. Selain itu, salah seorang jemaah mengikuti pendidikan militer sehingga tidak bisa meninggalkan kewajiban.

“Mereka sudah melunasi biaya haji, tapi karena kondisi tertentu keberangkatan ditunda tahun depan,” tuturnya.

Untuk diketahui, jumlah jemaah haji di Bangkalan tahun ini berjumlah 832 orang. Mereka diberangkatkan ke tanah suci dalam empat kelompok terbang 8-10 Mei 2026.

Pos terkait