Kurangi Kesenjangan Wilayah, Sumenep Diusulkan Jadi Kabupaten Kepulauan

(Dok. Media Jatim) Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo (Berbaju merah anggur) diwawancarai awak media, Senin (17/8/2026).

Sumenep, Aspirasi.net — Pemkab Sumenep tengah mengupayakan perubahan nomenklatur menjadi Kabupaten Kepulauab Sumenep sebagai salah satu langkah untuk mengurangi kesenjangan pembangunan antara wilayah kepulauan dan daratan.

Saat ini, usulan perubahan nomenklatur tersebut masih dalam proses konsultasi di Direktorat Jenderal Administrasi Wilayah (Ditjen Adwil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menegaskan, perubahan nomenklatur tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk mendorong pemerataan pembangunan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayah Sumenep.

“Kami terus berupaya untuk menghapus disparitas kepulauan dan daratan dengan berbagai langkah seperti pembangunan,” tegasnya usai menghadiri Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di halaman kantornya, Senin (17/08/2026).

Menurutnya, gagasan perubahan nomenklatur menjadi Kabupaten Sumenep Kepulauan bukan merupakan aspirasi yang baru muncul.

Usulan tersebut, sambung Bupati Fauzi, telah disuarakan masyarakat dari berbagai kalangan sejak awal era reformasi.

“Perubahan nomenklatur Kabupaten Kepulauan Sumenep sudah sejak dulu diaspirasikan di awal reformasi,” tuturnya.

Fauzi menjelaskan, aspirasi tersebut sebelumnya belum dapat ditindaklanjuti secara konkret lantaran belum terdapat peluang politik di tingkat pemerintah pusat.

Namun, seiring terbukanya peluang saat ini, dirinya memilih untuk melanjutkan aspirasi tersebut dengan mendorong proses perubahan nomenklatur melalui mekanisme yang berlaku.

“Saya melanjutkan dan saya terus mendorong karena saat ini sudah ada pintu dan peluang yang terbuka,” ujarnya.

Ia berharap upaya perubahan nomenklatur tersebut dapat menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk memperkuat perhatian terhadap wilayah kepulauan, terutama dalam aspek pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dengan demikian, pembangunan di wilayah kepulauan diharapkan semakin terintegrasi dan kesenjangan dengan wilayah daratan dapat terus ditekan.

 

Pos terkait