Sumenep, Aspirasi.net — Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Bhakti Sumekar menerima kunjungan studi tiru dari PT BPR Nusa Tenggara Barat (NTB) Perseroda terkait rencana konversi menjadi bank syariah, Selasa (30/6/2026).
Kunjungan yang berlangsung di Kantor Pemkab Sumenep itu dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi NTB Abul Chair, Ketua dan Anggota Komisi III DPRD Provinsi NTB, serta jajaran direksi dan manajemen PT BPR NTB Perseroda.
Rombongan disambut Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo, jajaran direksi dan staf BPRS Bhakti Sumekar, serta Pembina BUMD Kabupaten Sumenep.
Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar menyambut baik kunjungan tersebut. Menurutnya, studi tiru ini menjadi momentum untuk mempererat sinergi antar-BUMD sekaligus berbagi pengalaman dan praktik terbaik dalam pengembangan industri perbankan syariah.
“Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat sinergi antar-BUMD serta berbagi pengalaman dalam pengembangan BPR Syariah di Indonesia,” ujarnya, Selasa (30/6/2026).
Fajar menambahkan, kolaborasi antarlembaga menjadi salah satu langkah penting untuk memperkuat industri perbankan syariah di berbagai daerah.
“Semoga silaturahmi dan kolaborasi ini semakin memperkuat industri perbankan syariah yang sehat, profesional, serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Sekda Provinsi NTB Abul Chair mengatakan ekosistem ekonomi syariah di NTB terus berkembang dan memiliki potensi besar. Karena itu, penguatan industri perbankan syariah dinilai penting untuk mendukung pembangunan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.
Ia menjelaskan, BPRS Bhakti Sumekar dipilih sebagai tujuan studi tiru karena dinilai berhasil mengembangkan perbankan syariah dengan jaringan layanan yang telah menjangkau seluruh kecamatan di Kabupaten Sumenep.
“Pengalaman BPRS Bhakti Sumekar diharapkan menjadi referensi dalam proses konversi PT BPR NTB Perseroda, mulai dari tata kelola, operasional, pengembangan produk, manajemen risiko hingga peningkatan kualitas layanan kepada masyarakat,” pungkasnya.(*)





