Sumenep, Aspirasi.net — Pemkab Sumenep terus berupaya memperkuat akses transportasi menuju wilayah kepulauan.
Salah satu fokus utama yang menjadi perhatian yakni pembukaan penerbangan perintis menuju Kecamatan Masalembu.
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menargetkan layanan penerbangan perintis ke Masalembu dapat direalisasikan mulai 2027.
Keberadaan transportasi udara tersebut diharapkan mampu mempermudah mobilitas masyarakat sekaligus mempercepat penanganan kondisi darurat, terutama bagi warga yang membutuhkan akses layanan kesehatan.
Fauzi mengatakan, akses transportasi yang memadai menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat kepulauan. Karena itu, pemerintah daerah terus menyiapkan sejumlah langkah untuk memperkuat konektivitas antara wilayah daratan dan kepulauan.
“Kami menargetkan tahun depan agar masyarakat Masalembu, khususnya kalau ada orang yang sakit, itu bisa diterbangkan menggunakan pesawat,” katanya.
Selain transportasi udara, Pemkab Sumenep juga menyiapkan pengadaan bus yang nantinya dapat dimanfaatkan untuk mendukung sektor pariwisata sekaligus menunjang mobilitas masyarakat.
“Yang kedua, rencana kita berkaitan dengan bus untuk pariwisata dan masyarakat, insyaallah akan kita lakukan tahun 2027,” ujarnya.
Untuk merealisasikan agenda tersebut, Bupati Fauzi telah menitipkan sejumlah program prioritas kepada Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Perhubungan (Disperkimhub) Sumenep, Dadang Dedy Iskandar.
Dadang mengatakan, amanah tersebut menjadi tantangan baru setelah dirinya dipercaya memimpin Disperkimhub Sumenep. Menurutnya, jabatan bukan hanya berkaitan dengan peningkatan status, tetapi juga membawa tanggung jawab untuk memastikan program pemerintah dapat direalisasikan dengan baik.
“Ini sebuah tantangan. Naik jabatan bukan hanya soal gaji dan status, melainkan tentang tanggung jawab dan tantangan baru yang harus dihadapi,” kata pria yang akrab disapa Dadang tersebut.
Ia menegaskan, pelaksanaan program penguatan transportasi membutuhkan soliditas dan kerja sama seluruh jajaran Disperkimhub. Koordinasi internal dinilai menjadi salah satu kunci agar agenda yang telah ditetapkan pemerintah daerah dapat berjalan optimal.
“Program ini tidak bisa berjalan sendiri. Butuh kerja sama seluruh jajaran agar tercapai hasil terbaik untuk Sumenep,” tandasnya.





