Perkuat Pengawasan di Lapangan, BGN Luncurkan Aplikasi Reviu MBG

Jakarta, Aspirasi.net — Badan Gizi Nasional (BGN) meluncurkan Aplikasi Reviu Makan Bergizi Gratis (MBG) di kantornya, Minggu (24/5/2026).

BGN meluncurkan aplikasi tersebut untuk memperkuat sistem pengawasan program MBG di lapangan melalui empat parameter utama.

Empat parameter itu yakni ketepatan waktu pendistribusian, aroma makanan, rasa makanan dan variasi menu.

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional Sony Sonjaya mengatakan pihaknya merancang aplikasi tersebut untuk meningkatkan perhatian dan kewaspadaan seluruh pelaksana Program MBG.

“Tujuan utamanya yaitu meningkatkan awareness seluruh pelaksana di lapangan agar bersungguh-sungguh memproduksi dan mendistribusikan MBG,” ungkapnya, Minggu (22/5/2026).

Sony menerangkan bahwa melalui aplikasi tersebut, PIC dapat menilai menu MBG.

“Ketika makanan datang, langsung dinilai. Apakah tepat waktu, aromanya baik atau tidak, rasanya wajar atau tidak, kemudian menunya variatif atau tidak dibanding hari sebelumnya,” tambahnya.

Sony menjelaskan pada tahap awal, sistem ini fokus untuk membangun kesadaran dan penguatan kualitas pelayanan.

Data penilaian tersebut akan menjadi bagian dari Key Performance Indicator (KPI) masing-masing SPPG.

Pelaksanaan evaluasi secara berkala berkala berdasarkan akumulasi hasil penilaian lapangan.

“Tujuan pertama kami meningkatkan awareness dulu. Kalau awareness sudah meningkat, maka kualitas pelayanan akan ikut meningkat,” ujarnya.

Jony menyampaikan, BGN juga menyiapkan pengembangan dashboard agar publik dapat mengakses indikator pelaksanaan MBG secara lebih transparan.

“Insya Allah dua minggu ke depan masyarakat dapat melihat persentase keterlambatan distribusi, kualitas aroma makanan dan indikator lainnya,” tuturnya.

Sony berharap Aplikasi Reviu MBG dapat memberikan pencegahan dini terhadap kejadian menonjol dalam Program MBG.

Selain itu, memperkuat pengawasan berbasis partisipasi penerima manfaat.

“Kami berharap pelaksanaan MBG semakin optimal dalam mendukung tumbuh kembang anak Indonesia agar tumbuh sehat, cerdas dan ceria melalui aplikasi tersebut,” terangnya.

Pelaksana program MBG yaitu Kepala SPPG, pengawas gizi, mitra penyelenggara, serta PIC di sekolah, posyandu dan pondok pesantren.

Pos terkait