Perkuat Silaturahmi, Ansor Sumenep Gelar Majelis Selawat Bersama Ribuan Kader dan Jemaah NU

(Dok. Aspirasi) Ketua PW GP Ansor Provinsi Jawa Timur Musaffa Safril (Memegang mikrofon) sambutan pada Ansor Berselawat PC GP Ansor Kabupaten Sumenep di depan Labang Mesem, Minggu (19/7/2026) malam

Sumenep, Aspirasi.net — Dalam rangka memperkuat silaturahmi, Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Sumenep menggelar Ansor Berselawat di depan Labang Mesem setempat, Minggu (19/7/2026) malam.

Di majelis ini, PC GP Ansor Kabupaten Sumenep menghadirkan Pengasuh Ponpes Nurul Jadid Paiton Probolinggo Muhammad Al-Fayyadl, Ketua PW GP Ansor Jawa Timur Musaffa Safril dan Ketua MDS RA PW GP Ansor Jawa Timur KH Ahmad Kafabihi Mahrus.

Ketua PC GP Ansor Kabupaten Sumenep KH Qumri Rahman mengatakan kegiatan ini digelar tidak lain untuk mengharap syafaat Nabi Muhammad Saw.

“Selain itu, majelis ini menjadi wadah untuk memperkuat silaturahmi seluruh kader Ansor di Kabupaten Sumenep agar dalam setiap pengabdian selalu dibimbing oleh muassis dan ulama NU,” ucapnya.

Dia menerangkan, Ansor Berselawat merupakan kegiatan rutin dua bulanan PC GP Ansor Kabupaten Sumenep yang digelar di tingkat Pimpinan Anak Cabang (PAC).

“Alhamdulillah, seluruh kader Ansor dari berbagai PAC sangat antusias hadir dan mengikuti majelis selawat pertama di tahun 2026. Ini menjadi pertanda bahwa kader Ansor masih suka berselawat,” tambahnya.

Dia menyampaikan, khidmat di Ansor dan NU harus berangkat dari hati yang suci dan tulus.

“Hati suci dan lurus ini yang akan menggerakkan kita agar semakin menguatkan pengabdian serta selalu menautkan dan menghubungkan dengan muassis NU dan Ansor,” ujarnya.

KH Qumri mengajak seluruh kader Ansor Kabupaten Sumenep untuk semakin aktif dan produktif berkhidmat.

“Mari kita tingkatkan semangat pengabdian di Ansor. Karena, masa depan NU di Kabupaten Sumenep berada di kader Ansor saat ini,” tuturnya.

Wakil Ketua PCNU Kabupaten Sumenep KH Abd Wasid mengapresiasi kegiatan berselawat yang diinisiasi oleh PC GP Ansor kabupaten setempat.

“Acara ini sangat positif serta mampu menggerakkan kader Ansor dan pemuda desa untuk berselawat dan tabarukan kepada ulama,” ungkapnya.

Menurutnya, Ansor Berselawat bukan hanya pertemuan biasa. Melainkan upaya PC GP Ansor Kabupaten Sumenep untuk mengonsolidasikan kader Ansor.

Oleh karena itu, KH Wasid meminta PC GP Ansor Kabupaten Sumenep untuk menggalakkan Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) sebagai jenjang kaderisasi awal di Ansor.

“Ansor hari ini adalah masa depan NU. Maka, PKD adalah harga mati. Karena, yang akan menggerakkan NU sepuluh tahun yang akan datang ditentukan oleh keseriusan khidmat kader Ansor,” imbuhnya.

Dia meminta seluruh pengurus dan kader Ansor di Sumenep untuk mengajak pemuda di desa untuk aktif berkhidmat di NU.

“Rekrut semua pemuda di desa untuk masuk Ansor. Geser kebiasaan mereka yang masih belum baik dan arahkan untuk kegiatan positif. Terutama, dengan berkhidmat dan berjuang di NU dan Ansor,” tegasnya.

Ketua PW GP Ansor Jawa Timur H Musaffa Safril menegaskan, selawat menjadi salah satu cara merawat pengabdian di NU dan menghidupkan agama Islam.

“Ini adalah bagian dari cara kita menenangkan hati dengan melantunkan selawat. Selawat mampu menenangkan hati dan pikiran kita yang keruh,” ungkapnya.

Kata dia, majelis selawat juga menjadi wadah untuk meningkatkan nasionalisme terhadap NKRI.

“Berselawat bersama dan majelis selawat ini merupakan salah satu warisan ulama pejuang kemerdekaan NKRI. Maka, berselawat ini menjadi cara kita merawat nasionalisme,” ucapnya.

Pria asal Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep itu mengajak seluruh kader Ansor untuk menguatkan pengabdian dengan berbagai kegiatan positif, bermanfaat dan berdampak kepada seluruh lapisan masyarakat.

“Kita meyakini bahwa mengabdi di NU pasti memperoleh keberkahan dan manfaat. Oleh karena itu, mari kita gencarkan kegiatan positif agar bisa sampai pada cita-cita untuk meraih keberkahan dan manfaat muassis dan ulama NU,” pungkasnya.

Majelis ini dihadiri Forkopimda Sumenep, Pengurus PCNU Sumenep beserta seluruh Banom, Kepala DLH Sumenep dan ribuan jemaah NU.

Turut hadir dalam majelis ini, mantan Ketua dan Bendahara PC GP Ansor Masa Khidmat 2010-2020 M Muhri dan Rasidi.

Pos terkait